BIBIT AZOLLA | MANFAAT AZOLLA UNTUK PAKAN TERNAK
50737
post-template-default,single,single-post,postid-50737,single-format-standard,eltd-core-1.0.3,ajax_fade,page_not_loaded,,borderland-ver-1.8.1,vertical_menu_enabled, vertical_menu_left, vertical_menu_width_290,smooth_scroll,paspartu_enabled,paspartu_on_top_fixed,paspartu_on_bottom_fixed,vertical_menu_inside_paspartu,wpb-js-composer js-comp-ver-4.11.2.1,vc_responsive

MANFAAT AZOLLA UNTUK PAKAN TERNAK

Budidaya Azolla: Pakan Ternak Yang Lebih Hemat dan Sehat

  Azolla sering dijumpai mengapung di area perairan yang tergenang seperti rawa-rawa dan persawahan, namun

           mungkin belum banyak yang mengenal tanaman paku air ini. Kebanyakan petani seringkali menganggap tanaman ini sebagai gulma sehingga akan disingkirkan. Padahal tanaman azolla ini bisa dimanfaatkan sebagai pupuk hijau untuk padi karena kemampuannya mengikat langsung nitrogen di udara sehingga azolla mempunyai kandungan hara yang tinggi.

 

Ada banyak jenis tanaman azolla, tapi yang paling umum ditemui dan dimanfaatkan adalah jenis azolla pinnata dan azolla microphylla. Tanaman azolla memiliki daun yang berukuran kecil sekitar 3-4cm, tumpang tindih dengan ketebalan 1-3cm, permukaan daunnya lunak, berwarna hijau cerah, serta memiliki jumlah spora yang cukup banyak.

Selain untuk pupuk hijau tanaman padi, azolla terbukti sangat bagus dimanfaatkan sebagai pakan utama ternak dan ikan karena pada daun azolla (berat kering) mengandung antara lain:

 

 

  1. Protein sampai dengan 30%
  2. Nitrogen 5%
  3. Magnesium 0,6%
  4. Kalium 4,5%
  5. Kalsium 1%
  6. Fosfor 0,9%
  7. Klorofil 0,5%
  8. Gula 3,5%
  9. Mangaan 0,16%
  10. Karbohidrat 6,5%
  11. Lemak 7,5%
  12. Serat kasar 13%
  13. Vitamin B, B12, serta beta karoten

 

 

Karena kandungan gizi azolla yang cukup tinggi seperti disebutkan sebelumnya, para peternak sebaiknya bisa membudidayakan tanaman azolla. Inilah sederet manfaat azolla untuk pakan ternak, unggas dan pakan ikan, serta mengapa tanaman azolla sebaiknya dibudidayakan:

 

  1. Kandungan gizi tinggi azolla dibutuhkan oleh hewan ternak dan ikan untuk membantu pertumbuhannya.
  2. Azolla mampu meningkatkan produksi telur ayam dan itik.
  3. Pakan azolla untuk sapi perah mampu meningkatkan produksi susu sampai dengan 15%.
  4. Tekstur azolla sangat lunak sehingga sangat mudah dicerna oleh hewan ternak, terutama unggas.
  5. Pemberian pakan azolla bisa mengganti pakan utama dan menekan biaya pengeluaran pakan pellet atau pakan buatan produksi pabrik sampai dengan 50%.
  6. Azolla bisa menjadi obat untuk ikan-ikan yang sedang sakit di dalam kolam klinik.
  7. Membudidayakan azolla dapat mencegah pertumbuhan jentik-jentik nyamuk di lingkungan sekitar kolam budidaya.
  8. Menghemat waktu karena tak perlu mencari rumput.

 

Lalu, bagaimana cara pemberian pakan azolla pada ternak? Pakan azolla bisa diberikan pada hewan ternak sapi, kambing, babi, kuda, ayam, itik, serta ikan, secara rutin maupun sebagai pakan selingan berupa daun azolla segar, dikeringkan, ataupun dihaluskan dicampur dengan bahan pakan lainnya, serta difermentasi, seperti berikut ini:

 

1,   Azolla untuk pakan kambing, sapi, kuda, dan babi

Pakan azolla bisa dijadikan bahan campuran pakan dedak, ampas ketela, bekatul, konsentrat, dan lainnya. Selain itu bisa juga berupa daun azolla segar namun yang tidak terlalu basah atau yang kadar airnya sedikit sehingga kandungan proteinnya bisa diserap ternak.

 

2.   Azolla untuk pakan itik dan ayam

Untuk 2kg pakan, potong kecil-kecil 1kg daun azolla muda (usia sekitar 2-3 minggu), kemudian campurkan dengan bahan pakan lainnya yaitu ½ kg beras aking, 1 sendok makan tepung tulang dan ½ kg dedak. Tambahkan air secukupnya, lalu rebus campuran pakan ini sampai halus merata. Setelah itu, dinginkan dulu sebelum diberikan pada ayam.

 

3.   Azolla untuk pakan ikan lele, gurame dan nila

Daun azolla dicampur bahan pakan lain dengan perbandingan: 70% azolla, 20% bekatul atau dedak, dan 10% tepung ikan. Kemudian tambahkan sekitar 10ml probiotik untuk 1kg campuran pakan tersebut. Masukkan ke dalam kantung kedap air, ikat rapat, lalu biarkan selama 3-4 hari. Setelah itu, hasil fermentasi campuran azolla ini bisa langsung diberikan pada ikan.

 

Baca Juga :

Cara Budidaya Azolla