BIBIT AZOLLA | Pakan Lele organik – Cara membuat pakan lele organik
50858
post-template-default,single,single-post,postid-50858,single-format-standard,eltd-core-1.0.3,ajax_fade,page_not_loaded,,borderland-ver-1.8.1,vertical_menu_enabled, vertical_menu_left, vertical_menu_width_290,smooth_scroll,paspartu_enabled,paspartu_on_top_fixed,paspartu_on_bottom_fixed,vertical_menu_inside_paspartu,wpb-js-composer js-comp-ver-4.11.2.1,vc_responsive

Pakan Lele organik – Cara membuat pakan lele organik

Cara Membuat Pakan ikan  lele organik agar cepat besar

 

Az0lla untuk ikan lele – Jika Anda memutuska nuntuk beternak ikan sebagai lading penhasilan Anda, Anda akan dihadapkan pada banyak pilihan jenisikan. Selain itu, beternak ikan berbeda dengan beternak unggas, misalkan ayam petelur atau hewan lainnya, dimana perkembang biakan satu indukan ikan akan menghasilkan ratusan ribu butir telur yang siap dinenerkan. Maka meenjadi penting untuk memastikan ketersedia anpakan disamping perawatan yang baik.

Bila pilihan Anda jatuh pada ikan lele maka keputusan Anda sudah benar. Hal ini karena ikan lele adalah salah satu jenis ikan yang mudah dibudidayakan serta memiliki pasar yang luas karena harganya menjangkau ekonomi menengah kebawah. Dengan perawatan yang benar dan pemberian pakan yang baik, tentu pertumbuhan ternak ikan lele Anda akan sangat menjanjikan dan memberikan keuntungan besar yang bias Anda raup saat panen nanti.

Berbicara tentang pakan ternak ikan lele, maka yang sering disebutkan adalah pelet. Pelet adalah makanan ikan yang dijual di toko-toko peternakan dan pertanian. Pelet produksi pabrikan yang dijual dengan rentang harga yang bervarisi menawarkan keunggulan masing-masing. Bahkan cenderung dianggap sebagai makanan pokok bagi ternak ikan. Sehingga para peternak ikan lele akan berusaha memenuhi kebutuhan pakan ternaknya meski harga yang ditawarkan sudah lumayan tinggi, namun karena kebutuhan yang cukup besar sehingga biaya yang dikeluarkan pun kadang kala tak sebanding dengan pendapatan, karena banyak pengeluaran sebelum panen dijual

.

Hal tersebut sebenarnya bias diatasi dengan mencari pakan alternative lele selain pelet. Namun sebelum mebahas apa solusi alternatifnya, ada baik nya Anda ketahui terlebih dahulu pembagian jenis pakan ikan lele.

  1. Pakan alami

Ikan lele seperti ikan pada umumnya yang akan memakan ikan yang lebih kecil dari ukurannya. Mereka juga memakan larva, plankton atau organisme-organisme kecil lainnya. Makanan lele jenis ini akan dihasil kan dengan melakukan pemupukan pada kolam pembudidayaan yang dibiarkan setidaknya selama 3 minggu sebelum dimasukkan lele. Bila air kolam sudah berubah warna kehijauan, artinya pemupukan berhasil dan mikroorganisme telah berkembang biak. Kolam siap memberikan nutrisi pada ternak ikan lele Anda.

  1. Pakan tambahan

Pakan lele agar cepat besar juga perlu pakan tambahan yang berupa sisa-sisa makanan rumah tangga. Ini semacam makanan selingan untuk ikan lele. Bisa juga membeli ikan rucah atau ikan-ikan kecil yang tidak layak konsumsi. Ikan rucah dijual di tempat-tempat pelelangan ikan.

  1. Pakan buatan

Nah, pada jenis inilah kita mengenal pelet. Pelet sudah diracik sedemikian rupa sehingga dimaksudkan untuk memenuhi nutrisi pada ternak ikan lele.

Dari jenis pakan lele di atas, maka Anda sebaiknya mengambil jalan pakan alami sebaga isolusi pengurangan biaya pemberian pakan. Selain itu pakan tambahan yang memanfaatkan limbah rumah  tangga pun bias membantu ketersediaan pakan lele Anda.

Ada satus olusi yang sebenarnya mampu menaikkan omzet panen ternak lele Anda namun masih jarang dimanfaatkan oleh peternak ikan yaitu tumbuhan azolla. Azolla bias memenuhi pakan lele berprotein tinggi yang diperlukan ternak ikan lele Anda. selaim itu azolla juga dapat dijadikan makanan ayam petelur

Azolla adalah sejenis tumbuhan paku yang tumbuh mengapung di permukaan air. Dengan bentuk daun tebal yang keci lserta memiliki warna hijau yang pekat. Azolla ini memiliki kemampuan yang tidak dimiliki oleh tumbuhan air lainnya. Azolla mampu menyerap nitrogen (N) dari udara dan mengurainya menjadi protein tinggi bagi kehidupan di dalam air.

Sebuah penelitian membuktikan bahwa kemampuan Azolla mampu menambat nitrogen jauh lebih baik, yaitu mencapai 4 – 5%. Sementara tumbuhan lain kurangdari 2%. Azolla dapat tumbuh dengan baik terutama di musim penghujan.

Lalu bagaimana cara membuat pakan lele selain pellet dengan menggunakana zolla? Ternyata, pemberian azolla yang tepat akan jauh lebih baik untuk pertumbuhan jenis ikan yang Anda ternakkan. Bagi ternak lele Anda, azolla kering lebih dianjurkan.

Karena bila Anda memberikan azolla basah yaitu yang segar serta mengandung banyak air, lele akan cenderung lambat pertumbuhannya. Bagaimana cara mengeringkana zolla? Azolla cukup dikeringkan dengan diangin-anginkan dan jangan sampai terpapar sinar matahari secara langsung atau dijemur karena nutrisi pada azolla akan hilang.

Penempatan azolla dalam kolam ikan juga bias dilakukan untuk meningkatkan kualitas air, karena azolla mampu menyerap unsur yang berbahaya di dalam air. Air kolam yang mendapat perlakuana zolla sebaiknya dilakukan sebelum lele masuk atau selama 3-4 hari sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk menetralkan air kolam, menyerap polutan, dan menciptakan pakan alami di dalam kolam.

Setelah 4 hari dan dirasa air kolam sudah siap, angkat azolla dan pindahkan kekolam lain, barulah ikan lele dimasukkan kedalam kolam bekas azolla.Namun sebelum Anda mulai memberkan pakan azolla ini pada ternak lele Anda, pastikan Anda memiliki bibit azollanya.

Belum? Kalau begitu ada baiknya Anda terlebih dahulu menghubungi Azolla Microphylla, yang menjual bibit azolla dan melayani pengiriman hingga keseluruh Indonesia. Azolla Microphylla akan memenuhi kebutuhan bibit azolla Anda setiap saat.

 

Baca Juga :

Pakan Kambing Buatan – Mempercepat Penggemukan Kambing